SISTEMATIKA PEMBAHASAN PROPOSAL SKRIPSI

PROPOSAL SKRIPSI

 Penjelasan Sistematika Pembahasan

Sistematika pembahasan pada sebuah proposal skripsi hanya diperlukan untuk jenis penelitian kepustakaan. Jenis penelitian lain tidak perlu aspek ini karena substansi isi/judul bab/subbabnya sama. Subbab ini diberi nama sistematika pembahasan karena menjelaskan struktur isi pembahasan atau kajian skripsi dan bukan menjelaskan struktur yang terkait penulisan.

Penjelasan bagian ini tidak cukup hanya menuliskan poin-poin bab dan subbab masing-masing tetapi harus disertai penjelasan alasan dan urutan logis mengapa subbab itu diperlukan untuk dibahas pada bab yang bersangkutan.

Deskripsi tentang sistematika pembahasan ini berbeda dengan daftar isi. Daftar isi diuraikan dengan poin-poin yang berupa angka/huruf (numbering) sementara sistematika pembahasan diuraikan secara naratif (uraian dengan kata/lafal yang membentuk kalimat). Sistematika ini hanya menjelaskan isi utama kajian skripsi (batang tubuh), yaitu bab pertama sampai dengan bab terakhir (yang biasanya sampai bab kelima).

Ketentuan Khusus 

  • Penegasan istilah tidak perlu diberikan pembahasan tersendiri menjadi satu subbab. "Istilah yang memerlukan penjelasan" karena kekhususan dan atau kebaruannya bisa dijelaskan dalam latar belakang masalah sehingga menarik untuk dibahas. Hal ini juga bisa terjelaskan dalam kajian teori.
  • Dalam menuliskan proposal penelitian pada bagian awal perlu dituliskan judul penelitian dan nama penulis sehingga diketahui dengan jelas.
  • Pada bagian akhir proposal diberikan penjelasan tempat dan tanggal dibuatnya proposal yang ditandatangani oleh penulis/peneliti.
  • Penegasan / persetujuan pembimbing dibuat pada halaman tersendiri secara terpisah. Dalam penjilidan lembar ini ditempatkan setelah halaman judul sebelum naskah proposal skripsi.
  • Proposal Skripsi harus dilampiri :
  1. Daftar Isi sementara (khusus penelitian kepustakaan). Pada bagian ini dijelaskan rencana isi/outline/kerangka pembahasan skripsi yang akan ditulis. Bagian ini hanya memuat bab dan subbab yang akan dibahas. Contohnya dapat dilihat pada lampiran 11a.(untuk lampiran proposal tidak perlu dijelaskan rencana bagian awal atau akhir skripsi).
  2. Kepustakaan Smentara. Daftar ini mendeskripsikan identitas bacaan yang menjadi sumber data penelitian. Buku-buku atau sumber lain yang tidak digunakan menjadi rujukan pembahasan dalam skripsi tidak boleh disebutkan dalam bagian ini. Sumber bacaan referensi ini harus memuat literatur berbahasa asing (Arab dan Inggris), masing-masing satu sumber untuk penulisan proposal.
  • Formulasi isi proposal skripsi dapat dilihat contohnya pada lampiran 4a-4e. Pilih dan ikuti format sesuai model penelitiannya.
Demikianlah penjelasan mendasar tentang penyusunan proposal skripsi. Setelah menyelesaikan penelitian, selanjutnya mahasiswa melaporkan hasil penelitian dalam bentuk tulisan yang berupa skripsi.
thumbnail Title : SISTEMATIKA PEMBAHASAN PROPOSAL SKRIPSI
Posted by : andri stiawan
Published : 2014-09-26T08:08:00+07:00
Rating : 5
Reviewer : 99999 Reviews
Tag : SKRIPSI
0 Komentar untuk "SISTEMATIKA PEMBAHASAN PROPOSAL SKRIPSI"

Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar Anda.

Back To Top